Jenis Jenis Pupuk yang digunakan untuk tanaman padi

Jenis Jenis Pupuk yang digunakan untuk tanaman padi
Macam Macam Pupuk dan Manfaatnya untuk tanaman padi-budidayapetani.com selamat malam para petani indoneisa... padi kali ini saya akan membahas jenis jenis pupuk dan manfaatnya yang digunakan untuk tanaman padi dan meningkatkan hasil produksi tanaman padi.setelah kemarin kami berbagi tentang Dosis dan Cara Aplikasi Pemupukan Pada Tanaman Padi sekarang kita bahas jenis pupuk dan cara pemupukan tanaman padi agar memperoleh hasil maksimal. mari simak tulisan dibawah. apasih jenis pupuk yang digunakan untuk tanaman padi agar mendapat hasil yang maksimal atau sesuai yang kita inginkan......sebelum itu kita bahas dulu jenis pupuk dan manfaatnya untuk tanaman.

Jenis Pupuk dan manfaatnya untuk tanaman padi :

1.Pupuk UREA 
Pupuk UREA
Pupuk Urea diperlukan tanaman untuk memenuhi kebutuhan akan unsur hara Nitrogen (N).
manfaat dari unsur N adalah: Menjadikan bagian daun menjadi hijau segar sehingga banyak mengandung butir hijau daun yang diperlukan dalam proses fotosintesa. Mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman (tinggi, jumlah anakan, tunas dan lain-lain) sehingga memperbanyak produksi serta menambah kandungan protein dari hasil tanaman.

2.Pupuk KCL 
Pupuk KCL
Pupuk KCL diperlukan oleh tanaman untuk memenuhi kebutuhan unsur hara Kalium (K).
manfaat unsur hara Kalium (K) adalah : Memperlancar proses fotosintesa. Memacu pertumbuhan tanaman pada tingkat permulaan Memperkuat ketegaran batang sehingga mengurangi resiko mudah rebah. Mengurangi kecepatan pembusukan hasil selama pengangkutan dan penyimpanan. Menambah daya tahan tanaman terhadap serangan hama, penyakit dan kekeringan. Memperbaiki mutu hasil yang berupa bunga dan buah (rasa dan warna).

3.Pupuk SP-36 
Pupuk SP-36
Pupuk Sp-36 diperlukan tanaman untuk memenuhi kebutuhan akan unsur hara Fosfat (P). 
manfaat dari unsur hara Fosfat (P) adalah : Memacu pertumbuhan akan dan pembentukan sistim perakaran yang baik sehingga dapat mengambil unsur hara lebih banyak dan pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehat dan kuat. Menambah daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Mempercepat pertumbuhan jaringan tanaman yang membentuk titik tumbuh tanaman. Memacu pertumbuhan generatif tanaman yaitu mempercepat pembentukan bunga dan masaknya buah/bji sehingga mempercepat masa panen. Memperbesar prosentase pembentukan bunga menjadi buah dan biji.

4.Pupuk ZA 
Pupuk ZA diperlukan tanaman untuk memenuhi kebutuhan unsur hara Nitrogen (N) dan Belerang (S). 
manfaat dari unsur hara Belerang (S) adalah : Membantu pembentukan butir hijau sehingga daun lebih hijau. Menambah kandungan protein dan vitamin tanaman. Berperan dalam sintesa minyak yang berguna pada proses pembuatan gula. Memacu pertumbuhan anakan produktif. Pemberian belerang mempunyai pengaruh yang positif terhadap hasil produksi padi sawah.

Demikian bahasan tentang jenis jenis pupuk yang digunakan untuk tanaman padi beserta manfaatnya, jika petani padi ingin memperoleh hasil maksimal maka harus mengunakan pupuk tersebut.sekarang kita bahas jenis pupuk dan dosis pupuk untuk tanaman padi.
  • Dosis Pupuk
Dosis yang digunakan untuk setiap hektar adalah urea 150 kg,SP36 135 kg. ZA 120 kg, Kcl 150 kg. Pemberian pupuk sebenarnya berbeda-beda untuk tiap daerah, tergantung pada kesuburan tanah setempat. Namun, secara umum dosis di atas dapat di jadikan patokan untuk bertanam padi.
  • Waktu pemupukan
Pupuk SP36 dan KCL diberikan pada awal penanaman.Cara pemberian dengan memasukkan pupuk pada lubang yang dibuat dekat dengan lubang tanaman dan kemudian ditutup dengan tanah utuk hasil maksimal, atau bisa juga disebar. Pada pupuk urea diberikan sebanyak 3 kali yang masing-masingnya sepertiga dosis, yaitu 10,35 dan 55 hari setelah tanam. Cara pemberian pupuk susulan ini dapat dengan disebarkan merata atau ditebarkan pada alur-alur yang dibuat di antara baris-baris tanaman dan ditutup dengan tanah kembali. Jika pemupukan dilakukan dengan cara disebar sebaiknya pupuk segera diaduk ke dalam tanah dan diusahakan tidak mengenai daun karena dapat terbakar. Hal ini untuk menghindari kehilangan unsur nirogen ke udara. Demikian juga pada pupuk yang telah dimasukkan ke dalam alur-alur sebaiknya segera ditutup dengan tanah. pupuk urea pada 3-4 minggu dan 8 minggu setelah tanam. Pupuk urea,Sp36, maupun KCl sebaiknya diberikan dalam alur atau ditugal kemudian ditutup kembali dengan tanah untuk mencegah kehilangan unsur.
Selain itu, sebelum melakukan pemupukan perlu diperhatikan pula keadaan cuaca, karena jika melakukan pemupukan di saat hujan turun maka akan terjadi pencuncian unsur hara, sehingga unsur hara yang di serap oleh akar tanaman akan diperoleh sedikit, dan juga kadar dosis untuk pemupukan tanaman per hektar perlu diperhatikan agar dapat mengurangi perkembangbiakan organisme pengganggu tanaman (OPT), serta memahami sifat fisik, kimia dan biologi tanah atau dengan kata lain tingkat kesburannya, agar pertumbuhan tanaman padi bisa memberikan hasil yang produktif.
Demikian postingan  tentang Jenis Jenis Pupuk yang digunakan untuk tanaman padi semoga bermanfaat untuk petani padi pemula.pemberian pupuk pada tanaman padi bergantung pada keadaan tanah setempat.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Jenis Jenis Pupuk yang digunakan untuk tanaman padi"

Terimakasih sudah Berkunjung di Blog www.budidayapetani.com.
Blog yang berisi artikel seputar Pertanian,Peternakan dan Perikanan Jika Anda Menyukai Artikel Ini Silahkan Menshare Melalui Facebook dan Tweeter.
+ Jika ada gambar atau link yang rusak tolong beritahu saya
+ Jika perlu ada penambahan pada artikel silahkan menambahkan pada kolom komentar, nanti saya update artikelnya
+ Jika Ingin Berkomentar Jangan Spam/ Berpromosi
Silahkan Berkunjung Kembali Untuk Mendapatkan Artikel Pertanian Terbaru Lainya