10 Jenis Merek Dagang Herbisida

10 Jenis Merek Dagang Herbisida
10 Macam Merek Dagang Herbisida yang biasa digunakan oleh petani-budidayapetani.com jumpa lagi dengan saya,, setelah kemarin saya membahas pengertian herbisida dan jenis jenis herbisida pada kali ini admin akan berbagi 10 Jenis Aneka Macam Merek Produk Herbisida.sebelum kita bahas kita ulas kembali pengertian herbisida Herbisida merupakan senyawa kimia yang digunakan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas tumbuhan yang menyebabkan penurunan hasil panen yang disebabkan oleh gulma.oke tanpa panjang lebar akan saya bagikan jenis jenis herbisida yang terdapat di pasaran yang sering digunakan para petani

10 Jenis Merek Dagang Herbisida

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: COMMAND

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Klomazone 481.39 g/l
Jenis formulasi: 480 EC, cair
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Selektif
Waktu Aplikasi: Pra Tumbuh
Tanaman Sasaran: Padi dan Kedelai
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma berdaun sempit pada padi (Eichinochloa sp.) dengan dosis 2.0 l/ha dan gulma berdaun sempit pada kedelai (Echinochloa dactylon) dengan dosis 0 5 l/ha .
Mekanisme Kerja    Herbisida ini akan diserap oleh akar tanaman dan ditranslokasikan ke atas dan tinggal di daun. Herbisida ini memberikan efek penghambat pembentukan karotenoid, sehingga menyebabkan pemutihan kloroplas.

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: RILOF-H

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Piperophos 330 gr/l
Jenis formulasi: 500 EC berbentuk pekatan, bewarna kuning terang, cair
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Non Selektif
Waktu Aplikasi: Pra Tumbuh
Tanaman Sasaran: Tanaman padi sawah
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma berdaun lebar (limnocharis flava) dengan dosis 400 l/ha dan rumput (Echinochloa colonum) dengan dosis 400 /ha dan teki (Cyperus irea) dengan dosis 400 l/ha.
Mekanisme Kerja    
10 Jenis Merek Dagang Herbisida
  • NAMA DAGANG HERBISIDA: TI-GOLD

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Etil pirazosulfuron 10%
Jenis formulasi: Tepung (10 WP)
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Selektif
Waktu Aplikasi: Pada saat gulma belum tumbuh
Tanaman Sasaran: Tanaman padi sawah
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Teki (Scirpus juncoides) dengan dosis 60 g/ha
Mekanisme Kerja: Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan knapsack sprayer/ penyemprotan dilakukan dengan menggunakan knapsack sprayer/ Pakailah semprotan punggung yang bertekanan tetap dan nosel polijet untuk mendapatkan hasil semprotan yang rata

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: ALLY 20 WDG

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Metil metsulfuron 20 %
Jenis formulasi: Padat 20 WDG
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Non Selektif
Waktu Aplikasi: Pra Tumbuh
Tanaman Sasaran: Karet dan Kelapa sawit
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma berdaun lebar (Borreria latifora) 100-200 gr/ha
Mekanisme Kerja: Herbisida yang cara kerjanya ditranslokasikan ke seluruh tubuh atau bagian jaringan gulma, mulai dari daun sampai keperakaran atau sebaliknya. 
Cara kerja herbisida ini membutuhkan waktu 1-2 hari untuk membunuh tanaman pengganggu tanaman budidaya (gulma) karena tidak langsung mematikan jaringan tanaman yang terkena, namun bekerja dengan cara menganggu proses fisiologi jaringan tersebut lalu dialirkan ke dalam jaringan tanaman gulma dan mematikan jaringan sasarannya seperti daun, titik tumbuh, tunas sampai ke perakarannya. 

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: TOACHDOWN 480 AS

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Sulfosat 480 gr/l
Jenis formulasi: 480 AS, cair
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Non Selektif
Waktu Aplikasi: Pasca Tumbuh
Tanaman Sasaran: Karet, kopi, dan teh
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma berdaun lebar (Borreria alata) 0.75 – 1 l/ha
Gulma daun sempit dengan dosis 1,0-2,0 liter/ hektar
Mekanisme Kerja: Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan knapsack sprayer

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: BIMARON

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Diuron 500 F
Jenis formulasi: 500 F, Suspensi bewarna hijau (Cair)
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Selektif
Waktu Aplikasi: Pra tumbuh
Tanaman Sasaran: Tebu
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma daun sempit dan lebar dan teki pada tebu.
Daun sempit (Echinochloa colonum) dengan dosis 0.75-1.5 l/ha
Daun lebar (Ludwigia hyssopifolia) dengan dosis 0.75-1.5 l/ha
Teki (Cyperus rotundus, Cyperus difformis) dengan dosis 1.5-3.0 l/ha.
Mekanisme Kerja: Menghambat aliran elektron pada fotosistem II sehingga mengahambat rantai transpor elektron pada fotosintesis.
  • NAMA DAGANG HERBISIDA: FENOMIN

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: 2.4 – D Dimetil Amina 865 gr/l
Jenis formulasi: 865 SL, bewarana coklat muda (cair)
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Selektif
Waktu Aplikasi: Pasca Tumbuh
Tanaman Sasaran: Padi Sawah
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Teki (Fimbristyllis milaceae) dengan dosis 1.0-1.5 l/ha, Scirpus juncoides  dengan dosis 1.5 l/ha
Mekanisme Kerja: Herbisida yang cara kerjanya ditranslokasikan ke seluruh tubuh atau bagian jaringan gulma, mulai dari daun sampai keperakaran atau sebaliknya. 
Cara kerja herbisida ini membutuhkan waktu 1-2 hari untuk membunuh tanaman pengganggu tanaman budidaya (gulma) karena tidak langsung mematikan jaringan tanaman yang terkena, namun bekerja dengan cara menganggu proses fisiologi jaringan tersebut lalu dialirkan ke dalam jaringan tanaman gulma dan mematikan jaringan sasarannya seperti daun, titik tumbuh, tunas sampai ke perakarannya. 
HERBISIDA: FENOMIN
  • NAMA DAGANG HERBISIDA: TOPSTAR

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Fluroksipir 1-MHE
Jenis formulasi: 50/300 EW, emulsi minyak, kekuningan (cair)+glifosat
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Non Selektif
Waktu Aplikasi: Purna Tumbuh
Tanaman Sasaran: Kelapa sawit (TBM)
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma daun lebar (Borreria alata  dan Ageratum conyzoides) dengan dosis 1-2 l/ha.

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: ZAPARIS
Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Isopropilamina glifosat 240 gr/l
Jenis formulasi    240 AS, larutan bewarna merah (cair)
Translokasi: Sistemik
Selektivitas: Non Selektif (> 2 jenis gulma dan tanaman)
Waktu Aplikasi: Pasca Tumbuh
Tanaman Sasaran: Karet (TBM) dan Kelapa sawit (TBM)
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma daun lebar (Ageratum conyzoides) dengan dosis 2-4 l/ha dan 4-6 l/ha.
Mekanisme Kerja    Herbisida translokasi, menghambat kerja enzim 5-enolpyruvylshikimate-3-phosphate synthase (EPSPS), enzim yang terlibat dalam sintesa tiga asam amino.

  • NAMA DAGANG HERBISIDA: RUMPAS

Nama Bahan Aktif dan Kandungannya: Fenoksaprop-p-etil 120 gr/l
Jenis formulasi: 120 EW (cair)
Translokasi: Kontak dan Sistemik
Selektivitas: Selektif
Waktu Aplikasi: Pasca Tumbuh
Tanaman Sasaran: Padi dan Kedelai 
Gulma Sasaran dan Dosisnya: Gulma berdaun sempit pada padi (Eichinochloa sp.) dengan dosis 0.1875-0.375 l/ha dan gulma berdaun sempit pada kedelai (Echinochloa colons) dengan dosis 0.1875-0.375 l/ha .
itulah 10 jenis herbisida yang dapat saya bagikan, sebenarnya merek dagang herbisida masih banyak, tapi mungkin lain kali akan saya bagikan

Daftar merek-merek Dagang Herbisida terbaru 2016 antara lain :
  1. Ally Plus ® 77WP
  2. Crash ® 480AS
  3. Konup ® 480SL
  4. Kiss Up ® 490SL
  5. Gempur ® 480SL
  6. Gramoxone ® 276SL
  7. Gramakuat ® 282SL
  8. Golma ® 240EC
  9. Gol OK ® 240EC
  10. Marxone ® 300SL
  11. Noxone ® 297SL
  12. Paraxone ® 276SL
  13. Paratop ® 276SL
  14. Roundup ® 486SL
  15. Ramoxone ® 278SL
  16. Randy ® 240/140SL
  17. Sandoup ® 480SL

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Jenis Merek Dagang Herbisida"

Post a Comment

Terimakasih sudah Berkunjung di Blog www.budidayapetani.com.
Blog yang berisi artikel seputar Pertanian,Peternakan dan Perikanan Jika Anda Menyukai Artikel Ini Silahkan Menshare Melalui Facebook dan Tweeter.
+ Jika ada gambar atau link yang rusak tolong beritahu saya
+ Jika perlu ada penambahan pada artikel silahkan menambahkan pada kolom komentar, nanti saya update artikelnya
+ Jika Ingin Berkomentar Jangan Spam/ Berpromosi
Silahkan Berkunjung Kembali Untuk Mendapatkan Artikel Pertanian Terbaru Lainya