15 Faktor Kegagalan dalam Proses Penetasan Telur

15 Kegagalan dalam Proses Penetasan Telur
Penyebab Kegagalan Dalam Menetaskan Telur-budidayapetani.com akan berbagi faktor Kegagalan dalam proses penetasan serta kemungkinan penyebabnya:
1.Telur infertil;beberapa faktor yg menyebabkan telur infertil atau tdk tertunasi adalah:
-perbandingan induk jantan dan betina tidak memenuhi persyaratan
-induk jantan/betina sudah terlalu tua
-induk betina terlalu gemuk
-kebersihan kerabang telur tetas
-telur tetas disimpan terlalu lama pada kondisi yg tdk sesuai sebelum dimasukkan kedalam mesin tetas
-pakan induk kekurangan vitamin A,B,C,E
-induk mengalami stress
2.Embrio mati awal:Apabila embrio banyak yg mati awal kemungkinan penyebabnya adalah;
-temperatur mesin tetas yg terlalu tinggi atau terlalu rendah
-faktor genetik indukan
-kesalahan dalam proses fumigasi(pengasapan)
-kesalahan pada pembalikan telur
-stres/penyakit pada induk
3.Embrio banyak yg mati dimesin penetasan:Bila embrio yg mati sesaat sebelum kulit telur retak maka kemungkinan penyebabnya adalah
-pemutaran telur yg tidak benar
-temperatur dan kelembapan mesin tetas yg tidak tepat
-faktor genetik indukan
-peletakan telur pada tray yg tidak benar arahnya,seharusnya yg bulat diatas dan runcing di bawah
-sirkulasi udara yg tidak baik
4.Embrio banyak yg mati setelah kulit telur retak:Bila embrio banyak yg mati sesudah kulit telur retak maka kemungkinan penyebabnya adalah
-kelembapan di mesin terlalu rendah dan terjadi fluktuasi temperatur di mesin
5.Bila terlalu cepat menetas kemungkinan penyebanya adalah
-temperatur mesin yg terlalu tinggi
6.Bila terlalu lambat menetas kemungkinan penyebabnya adalah
-temperatur mesin terlalu rendah
-sebelum ditetaskan telur tetas telah lama disimpan
7.Tidak serempak menetas:Bila tidak serempak menetas kemungkinan penyebabnya adalah
-penyebaran panas di dalam mesin tidak merata
-telur tetas berasal dari induk yg berbeda umur
-ukuran telur yg beragam
8.Pusar tidak menutup secara sempurna
-temperatur di mesin terlalu tinggi
-temperatur dimesin terlalu berfluktuasi
-kesalahan teknik fumigasi pada saat telur berada dimesin hacther
-kelembapan dimesin hatcher terlalu rendah
9.Anak itik tertutup cairan
-temperatur dimesin terlalu rendah
-kandungan gizi pakan indukan kurang tepat
10.Anak itik terlalu kecil
-berat telur tetas terlalu rendah
-kelembapan dimesin terlalu rendah
-temperatur dimesin terlalu tinggi
11.Anak itik lemah
-temperatur dimesin terlalu tinggi
-kelembapan dimesin terlalu tinggi
-kandungan gizi pakan kurang tepat
-telur tetas berasal dari induk yg masih muda
12.Kalau yg menetas sempurna bulu halus tidak lengket berarti kelembapan normal
13.Kalau banyak yg mati saat menetas berarti sirkulasi udara kurang lancar alias kekurangan oksigen
14.Meri terbentuk sempurna tapi lengket seperti ada lem artinya kelembapan kurang
15.Meri terbentuk sempurna tapi anakan seperti terendam air (metabolisme) berarti suhu kurang kelembapan berlebih,kalau kejadian seperti itu hanya sedikit dibawah 5 % artinya pembalikan telur kurang atau asupan oksigen kurang

Mila Karmila Suryadi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "15 Faktor Kegagalan dalam Proses Penetasan Telur"

Post a Comment

Terimakasih sudah Berkunjung di Blog www.budidayapetani.com.
Blog yang berisi artikel seputar Pertanian,Peternakan dan Perikanan Jika Anda Menyukai Artikel Ini Silahkan Menshare Melalui Facebook dan Tweeter.
+ Jika ada gambar atau link yang rusak tolong beritahu saya
+ Jika perlu ada penambahan pada artikel silahkan menambahkan pada kolom komentar, nanti saya update artikelnya
+ Jika Ingin Berkomentar Jangan Spam/ Berpromosi
Silahkan Berkunjung Kembali Untuk Mendapatkan Artikel Pertanian Terbaru Lainya