Pengertian Kultivar dan Jenis Jenis Kultivar

Pengertian kultivar Dalam dunia pertanian, kultivar adalah sekelompok tumbuhan yang telah dipilih/diseleksi untuk suatu atau beberapa ciri tertentu yang khas dan dapat dibedakan secara jelas dari kelompok lainnya, serta tetap mempertahankan ciri-ciri khas ini jika diperbanyak dengan cara tertentu, baik secara seksual maupun aseksual. Dalam pembicaraan sehari-hari awam kerap kali menyebut kultivar sebagai varietas.W.T. Stearn, 1986).
tanaman yang dibudidayakan oleh manusia yang dapat dibedakan dengan jelas dari cikal-bakal liarnya atau,jika diambil langsung dari alam liar untuk dibudidayakan, layak untuk diberikan nama khusus yang berbeda dari populasi liar bagi kepentingan hortikultura.

JENIS-JENIS KULTIVAR (VARIETAS BUDIDAYA) TANAMAN BUDIDAYA

VARIETAS
sekelompok tanaman dalam satu spesies yang secara genetik memenuhi kriteria DUS yaitu
1.distinct (berbeda)
2.uniform (seragam), dan
3.stable (stabil). 

BAHAN TANAM YANG DAPAT DISEBUT KULTIVAR MENCAKUP MATERIAL
  1. Benih seleksi
  2. hasil persilangan (seperti varietas hibrida),
  3. perbanyakan vegetatif (langsung atau melalui kombinasi),
  4. variasi somaklonal,
  5. fusi sel/protoplas
  6. rekayasa genetika
  7. Poliploidisasi dan cara-cara lain.
Contoh penamaan:
Oryza sativa 'Cisadane'.
Varietas budidaya (kultivar) yang memiliki sifat unggul bernilai ekonomi disebut varietas unggul. 
Jenis varietas budidaya (kultivar) unggul meliputi varietas galur murni (inbrida), hibrida, komposit, sintetik, multi-lini, dan klon.

KULTIVAR GALUR MURNI varietas yang dikembangkan dari satu galur murni homozigot yang mantap

KULTIVAR MULTI-LINI varietas yang tersusun oleh beberapa galur isogenik (beberapa galur homosigot yang sama, kecuali adanya perbedaan ketahanan terhadap ras penyakit yang berbeda)

KULTIVAR KOMPOSIT campuran beberapa galur harapan yang berdaya hasil tinggi dan masing-masing mempunyai sifat agronomis-morfologis yang sama. 

KULTIVAR SINTETIK varietas yang dihasilkan oleh kombinasi galur atau tanaman terseleksi (klon maupun suatu varietas yang telah diketahui potensi genetiknya) dan dilanjutkan persilangan secara normal (khusus untuk tanaman menyerbuk silang)

KULTIVAR HIBRIDA merupakan hasil persilangan dua tetua atau F1 yang mempunyai penampilan yang lebih baik dibandingkan dengan penampilan rata-rata kedua orang tuanya ( heterosis)

KULTIVAR POLIPLOID merupakan hasil pemuliaan dengan cara menggandakan kromosom dari jumlah kromosom dasar akibat terjadinya mutasi.

KULTIVAR TRANSGENIC merupakan hasil bioteknologi, merupakan suatu tanaman yang telah mengalami rekayasa genetika sehingga terjadi perubahan sifat secara genetic dan fisiologik

KULTIVAR KLON merupakan kultivar hasil persilangan yang diperbanyak dengan menggunakan klon

Tahap-tahap terperinci perakitan varietas unggul berbeda untuk tiap jenis varietas. Meskipun demikian, secara garis besar perakitan varietas unggul secara klasik maupun menggunakan bioteknologi mencakup tiga tahap penting yaitu:
1. penciptaan/pembangunan/perluasan keragaman genetik populasi,
2. seleksi, dan
3. uji daya hasil.
Perbedaan utama antara pemuliaan klasik/konvensional dan modern/molekuler terletak pada cara membangun/memperluas keragaman genetik. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Kultivar dan Jenis Jenis Kultivar"

Post a Comment

Terimakasih sudah Berkunjung di Blog www.budidayapetani.com.
Blog yang berisi artikel seputar Pertanian,Peternakan dan Perikanan Jika Anda Menyukai Artikel Ini Silahkan Menshare Melalui Facebook dan Tweeter.
+ Jika ada gambar atau link yang rusak tolong beritahu saya
+ Jika perlu ada penambahan pada artikel silahkan menambahkan pada kolom komentar, nanti saya update artikelnya
+ Jika Ingin Berkomentar Jangan Spam/ Berpromosi
Silahkan Berkunjung Kembali Untuk Mendapatkan Artikel Pertanian Terbaru Lainya