3 Cara Membuat Kamboja Jepang (ADENIUM) Rajin Berbunga

Tanaman bunga Kamboja Jepang (Adenium) adalah salah satu tanaman bunga yang memiliki bunga yang indah dan digemari di kalangan pecinta bunga. Selain memiliki bunga yang indah dan batang tanaman tersebut mudah dibentuk menjadi bentuk tanaman Kamboja Jepang yang unik serta termasuk tanaman yang dapat disetting untuk rajin berbunga sehingga memiliki seni keindahan berbunga yang tahan lama dan tidak dimiliki oleh tanaman lain. Membuat tanaman kamboja jepang untuk rajin berbunga tergolong mudah, bahkan dapat dilakukan hanya dengan 3 cara membuat kamboja jepang rajin berbunga.

Cara Membuat Kamboja Jepang (ADENIUM) Rajin Berbunga

Merawat bunga kamboja jepang tidak terlalu rumit. Permasalahan yang ada pada tanaman kamboja jepang adalah ternyata memiliki sifat malas berbunga dan jika berbunga pun tidak serempak. Tentunya hal tersebut membuat kurang indah tanaman adenium ini karena namanya tanaman bunga yang diidamkan adalah muncunya keindahan bunga yang mekar, kalau tidak muncul bunga yang mekar ya buat apa menanam tanaman tersebut. Begitu pandangan sepintas oleh beberapa pecinta bunga. Namun tidak usah khawatir jika tanaman kamboja jepang yang pembaca miliki kurang atau malas berbunga karena sebenarnya kamboja jepang merupakan tanaman hias yang mudah berbunga. Menjadikan adenium (Kamboja Jepang) memiliki berbunga yang mekar serempak, tahan lama dan rajin berbunga tidaklah susah bahkan dapat dilakukan dengan 3 cara membuat kamboja jepang rajin berbunga.

Penjelasan lebih lanjut 3 cara membuat kamboja Jepang Rajin Berbunga adalah sebagai penjelasan berikut:

Teknik Puasa Air

Pada dasarnya kamboja jepang merupakan tanaman yang berasal dari gurun (daerah kering), sehingga mempunyai ketahanan terhadap kekurangan air. Meskipun Kamboja Jepang merupakan tanaman tahan kekeringan, namun kebutuhan air yang cukup tetap diperlukan layaknya tanaman lainnya meskipun dalam jumlah yang relatif lebih sedikit dan sesuai dengan kebutuhannya karena untuk memberikan kesegaran dan daya tahan bungannya.

Teknik puasa air sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Caranya adalah tanaman kamboja jepang tidak disiram air selama seminggu. Tujuan puasa air untuk merontokkan daun serta merangsang tumbuhnya tunas yang baru. Tunas baru akan beiringan dengan keluarnya kuncup bunga. Cara tersebut akan membuat bunga keluar secara serempak dan rajin berbunga. Teknik ini dapat dilakukan biasanya 3 – 4 kali dalam setahun. Setelah puasa air dilakukan selama seminggu selanjutnya adalah tanaman disiram air dengan frekuensi penyiraman dilakukan per dua hari sekali. Jika kuncup bunga belum keluar, perlakuan puasa-siram diulangi terus sampai kuncup bunga keluar. Biasanya setelah perlakuan dua kali puasa-siram, kuncup bunga sudah keluar. Selanjutnya tinggal merawat agar bunga tahan lama. Selain teknik puasa air model tersedbut, ada juga teknik puasa air dengan menggunakan plastik hitam atau plastik bening yang digunakan untuk menutupi media tanam. Plastik ditutupkan pada media tanam selama 1—2 minggu, kemudian ikat dengan tali plastik agar air tidak masuk ke media tersebut. Kemudian letakkan di tempat yang teduh tanpa pernah disiram. Perlakuan tersebut mempunyai tujuan untuk membuat media tanam menjadi kering sekali. Selanjutnya setelah seminggu buka plastik tersebut dan siram tanaman seperti sebelumnya. Letakkan kamboja jepang di tempat teduh dan mendapatkan sinar matahari yang cukup sampai muncul calon bunga. Ketika kuncup hingga bunga kamboja jepang yang telah mekar sebaiknya hindarkan dari air hujan secara langsung karena menyebabkan rontok pada bunga yang sudah mulai muncul dan mekar bunga dalam waktu yang pendek yaitu hanya bertahan 3—4 hari. Sebaliknya jika tanaman tidak terkena air hujan bunga kamboja jepang dapat menikmati keindahan bunga kamboja jepang yang mekar hingga satu minggu bahkan lebih. Pot bunga sebaiknya tidak langsung menyentuh tanah bumi atau berikan ganjalan supaya air lebih cepat turun ke bawah.

Pemupukan

Pemupukan bertujuan untuk memberikan nutrisi hara pada media tanam agar tanaman dapat memanfaatkannya. Media tanam kamboja jepang biasanya menggunakan pasir, arang dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika sulit menemukan arangdapat diganti dengan sekam atau bahan lainnya yang mirip sifatnya. Lebih sempurna jika ditambah kapur dolomit secukupnya. Penggantian media tanam dapat dilakukan setiap tahun sekali. Teknik puasa air sebaiknya bersamaan dengan pemupukan yang tepat. Setelah seminggu tanaman puasa air, sebaiknya selama satu minggu tanaman tersebut disiram larutan pupuk NPK berkalium tinggi (perbandingan N-P-K : 10:10:55 atau 6:30:30) atau sesuai dengan dosis yang disarankan dari pabrik pupuk yang dipakai. Kemudian slanjutnya dipuasakan lagi selama seminggu. Baru kemudian disiram lagi dengan pupuk NPK berkalium tinggi. Alangkah lebih baik jika pemupukan dilakukan seminggu sekali dengan NPK yang komposisinya berbeda dengan diroling. Misalnya pada minggu pertama dengan pupuk tinggi N, minggu berikutnya dipupuk dengan kandungan N yang rendah. Sehingga akan dihasilkan tanaman kamboja jepang dengan bunga yang bagus dan segar. Alternatif pupuk dapat menggunakan pupuk kandang, humus atau kompos yang ditambahkan pada permukaan media tanam setiap 1 bulan sekali. Selain itu dapat digunakan pupuk organik buatan pabrik dalam bentuk tablet atau butiran. Pupuk kimia buatan pabrik dianjurkan yang bersifat slow release (tidak mudah larut) seperti Dekastar, Magamp, Osmocote setiap 3 atau 6 bulan sekali juga bisa diberikan.

Pemangkasan 

Pada prinsipnya pemangkasan kamboja jepang agar rajin berbunga adalah dengan menyisakan calon mata tunas pada percabangan. Pemangkasan dapat dilakukan secara menyeluruh dan menyisakan calon-calon mata tunas pada percabangan. Hal yang perlu diperhatikan adalah dua minggu sebelum pemangkasan pastikan media tanam masih bagus atau sudah lapuk. Jika sudah lapuk, ganti dengan yang baru. Waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan adalah agar kamboja jepang tumpuk berbunga adalah awal musim kemarau supaya risiko busuk akibat pemangkasan sangat rendah. Pemangkasan saat musim penghujan sebaiknya dilakukan pada tempat yang ada naungan agar tidak terkena hujan secara langsung. Bunga kamboja jepang akan berbunga serempak biasanya dua bulan setelah pemangkasan.

Demikian penjelasan detail tentang 3 cara membuat kamboja Jepang Rajin Berbunga. Untuk menghasilkan tanaman kamboja jepang yang rajin berbunga, kombinasi 3 cara tersebut harus dilakukan dengan optimal dan waktu yang sesuai karena semua cara tersebut memiliki sinergi saling berpengaruh terhadap capaian hasil terhadap bunga kamboja jepang yang rajin berbunga. Selamat mencoba jika mengalami masalah dapat menghubungi kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *