3 Macam Jenis Tanaman Pangan Yang Biasa Kita Jumpai Sehari-hari

Jenis tanaman pangan digolongkan menjadi 3 macam jenis, yaitu tanaman serealia (biji-bijian), tanaman kacang-kacangan, dan tanaman umbi-umbian. Tanaman pangan merupakan jenis tanaman yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Bagaimana tidak ? mayoritas makanan yang mengandung karbohidrat asalnya dari tanaman pangan. Tanaman pangan adalah segala macam tanaman yang mengandung karbohidrat dan protein yang berfungsi sebagai sumber energi.

3 Jenis Tanaman Pangan

Serealia

Tanaman serealia atau sering disebut tanaman biji-bijian merupakan tanaman pangan yang berbentuk biji atau bulir. Tanaman pangan ini dimanfaatkan karena mengandung sumber karbohidrat yang tinggi sebagai sumber energi. Contoh tanaman serealia adalah padi, gandum, jagung, dan sorgum.

Padi

Mayoritas masyarakat di Indonesia memanfaatkan tanaman pangan jenis ini sebagai makanan pokok untuk memenuhi kebutuhan pangan tiap hari, ya apalagi kalau bukan nasi. Nasi yang berasal dari tanaman padi (Oryza sativa) merupakan tanaman yang memiliki akar serabut, batang berongga membentuk penopang daun, susunan bunganya majemuk, dan terdapat bulir ketika usia tanaman sudah cukup dewasa. Varietas padi di Indonesia sangat beragam

Gandum

Berbeda dengan Indonesia atau daerah tropis lainnya, di Eropa dan Amerika mayoritas masyarakatnya menjadikan roti (terbuat dari gandum) sebagai makanan pokok. Gandum (Triticum spp.) masuk ke dalam familia Poaceae, memiliki akar serabut, batang berongga dan beruas, daun melengkung atau tegak, berbunga majemuk, dan biji yang tersusun dari 3 lapisan (kulit, bagian isi, dan cankang). Gandum kaya akan kandungan serat, protein, asam folat, mineral, vitamin B dan E.

Kacang-kacangan

Jenis tanaman pangan yang kedua adalah kacang-kacanga. Selain mengandung karbohidrat dan protein, kacang-kacangan juga mengandung lemak yang baik untuk tubuh, mineral, dan vitamin. Banyak pakar kesehatan yang menyarankan cemilan sehat dari kacang-kacagan untuk orang yang sedang menjalankan diet.

Jenis kacang-kacangan yang dapat Anda temui dengan mudah di pasaran adalah kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, , kacang edamame, dan kacang almond. Kacang-kacangan sendiri tidak menjadi makanan pokok, karena produksi per luas lahannya sangat sedikit, jadi memiliki harga yang cukup mahal di bandingkan tanaman serealia.

Kacang kedelai

Kedelai (Glycine max) merupakan tanaman yang dapat menghasilkan polong. Polong kedelai memiliki kandungan protein, serat, asam folat, mineral, zat besi, dan vitamin B. Di Indonesia, kedelai lebih sering di konsumsi dengan mengolahnya menjadi tempe dan tahu terlebih dahulu.

Kacang tanah

Kacang tanah merupakan tanaman berpolong yang tumbuh di dalam tanah. Kacang tanah berasal dari Brazil. Tanaman ini tumbuh baik di Indonesia karena kemiripan iklim dari daerah asanya dan merupakan tanaman kedua terpenting setelah kedelai. Harga kacang tanah basah di pasaran sekitar 15 ribu per kilogram.

Umbi-umbian

Tanaman umbi merupakan tanaman yang mengalami modifikasi pada bagian akarnya (perubahan ukuran, bentuk, fungsi). Jenis tanaman umbi-umbian mengandung karbohidrat yang tinggi. Contoh tanaman umbi-umbian adalah singkong, ubi, kentang, gadung, dan talas.

Singkong

Singkong merupakan tanaman yang berasal dari Brazil dan Paraguay (Amerika Selatan). Karena berasal dari daerah tropis, singkong dapat dengan mudah tumbuh subur di Indonesia. Singkong masuk ke dalam urutan ketiga makanan pokok dengan karbohidrat tinggi di Indonesia setelah padi dan jagung.

Kentang

Tanaman kentang termasuk dalam family Solanaceae dan tumbuh subur di daerah dataran tinggi. Kentang mengandung karbohidrat, serat, protein, mineral, asam amino esensial, dan vitamin yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi haria tubuh manusia.

Selain 3 jenis tanaman pangan di atas, Anda juga bisa memperoleh sumber energi dari tumbuhan lain seperti sagu (memanfaatkan batang tumbuhan), sukun (memanfaatkan bagian buahnya), dan berbagai macam sayur (memanfaatkan bagian daunnya). Sekarang pengetahuan Anda tentang macam-macam jenis tanaman pangan sudah bertambah bukan ?