Cara Memilih Bibit Unggul Untuk Menanam Jeruk

Cara Memilih Bibit Unggul Jeruk

Masih berkutat tentang bagaimana cara menanam atau cara membudidayakan jeruk manis ataupun jeruk unggulan yang akan meningkatkan produksi buah jeruk bagi para petani jeruk di Indonesia, pada kesempatan sebelumnya saya telah menulis artikel tentang Cara Memilih Lokasi Penanaman Jeruk Terbaik dan pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara pemilihan bibit untuk persiapan penanaman jeruk dengan beberapa teknik.

Untuk penjelasan caranya akan saya jabarkan seperti di bawah ini

1. Persyaratan Bibit

Bibit jeruk yang biasa ditanam biasanya di dapatkan dari proses penyambungan tunas pada pucuk pohon jeruk itu sendiri atau biasa disebut dengan teknik Vegetatif, Bibit unggul atau bibit yang baik adalah bibit yang terhidar dari penyakit, dan diameter batangnya sekitar 2 – 3 cm, permukaan yang halus dan mempunyai permukaan yang halus, mempunyai akar serabut banyak dan akar tunggang berukuran sedang.

2Penyemaian Bibit

Untuk teknik penyemain bibit mempunya dua teknik yaitu dengan teknik vegetatif atau dengan penyambungan tunas pada pucuk pohon dan teknik generatif atau lebih jelasnya akan saya jelaskan dibawah.

3.Teknik Penyemaian Bibit

a. Teknik Generatif

Biji diambil dengan teknik memeras buah yang telah dipotong, lalu biji yang sudah di daoatkan tadi dikeringkan dengan waktu sekitar 2 – 3 hari agar lendir yang menempel pada biji jeruk akah hilang, sebaiknya atau di anjurkan area untuk penyemaian merukan tanah yang subur untuk mempercepat pertumbuhan calon buah jeruk dari biji yang telah dikeringkan,  tanah diolah dengan kedalaman sekitar 30-40 cm dan dibuat petakan persemaian berukuran 1,15 – 1,20 m dengan membujur dari selatan ke utara. jangan lupa memberi jarak persemaian dengan jarak antara 0,5 – 1 m, sebaiknya sebelum memasukan bibit kedalam tanah yang telah diolah tadi untuk emnunjang pertumbuhan bibit jeruk dengan ukuran pupuk kandang 1kg/m2.kemudian biji ditanam dengan jarak dan dengan alur 0.5 – 1 x 2cm kemudian siram. setelah bibit di tanam dan jangan lupa memberi atap di atas bibit tersebut yang tadi telah di tanam.

Dan setelah umur bibit 3 – 5 bulan atau tinggi bibit telah mencapai 20cm bibit siap dipindahkan kedalam polybag dan jangan lpa untuk memberikan campuran pupk kandang dengan perbandingan 2 : 1 atau bisa juga dengan mencampur pupuk kandang, sekam, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.

b. Cara Vegetatif

Teknik ini merupakan teknik yang lazim atau sering kali digunakan di Indonesia dengan menyambung tunas pucuk dan menempelkan pada mata tempel, Untuk kriteria teknik ini di perlukan dari jenis jeruk dengan akar yang kuat dan luas, dan mempunyai sifat mudah beradaptasi dengan lingkungan, tahan pada musim kemarau, tahan dari serangan virus , busuk akar dan penyakit lainya, Anda harus cermat untuk memilih calon tunas yang mempunyai kriteria baik untuk melakukan teknik Vegetatif ini.

Demikian penjelasan dari saya tentang Cara Memilih Bibit Menanam JerukSemoga bermanfaat.