Jenis Tanaman Air yang Perlu Anda Ketahui

Seperti namanya, tanaman air pastinya tumbuhan yang tumbuh di air. Tanaman air dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan tempat hidup dan cara perkembangbiakannya. Jenis-jenis tanaman air diantaranya adalah bunch plants (tanaman bercabang), rooted plants (tanaman berakar), dan floating plants (tanaman mengapung). Jenis bunch pants dan rooted plants umumnya digunakan sebagai dekorasi pada akuarium, sedangakn floating plants ditempatkan sebagi dekorasi kolam.

Tiga Jenis Tanaman Air

Jenis Bunch Plants

Elodea densa

jenis tanaman air Elodea densa

Elodea densa masuk ke dalam jenis tanaman air aquascape karena biasa diletakan pada akuarium. Tanaman ini memiliki kemampuan tumbuh yang cepat dengan maksimal tinggi 4 cm. Daunnya berwarna hijau,berbentuk lanset kecil, dan berukuran pendek.

Telanthera lilacina

Telanthera lilacina

Telanthera lilacina ini berwarna merah, sehingga sering pula disebut dengan red telanthera. Tanaman ini memiliki daun berbentuk lonjong dan meruncing pada bagian ujungnya. Fungsi dari tanaman ini adalah sebagai tempat persembunyian ikan.

Cabomba

Jenis tanaman air Cabomba

Cabomba adalah jenis tanaman bercabang yang memiliki dua jenis bunga, yaitu berbunga kuning dan berbunga ungu. Cabomba yang berbunga kuning memiliki daun berwarna hijau muda, sedangkan yang berbuga ungu memiliki daun berwarna hijau berlapis ungu. Tanaman ini memiliki batang beruas dan daun seperti jarum.

Jenis Rooted Plants

Amazon sword plant

Amazon sword plant

Tanaman air aquarium yang satu ini berasal dari Amazon, seperti namanya yaitu Amazon sword plant. Tanaman yang dapat tumbuh tinggi hingga 40 cm memiliki daun berbentuk lanset dengan ujung yang melancip. Amazon sword plant membutuhkan pencahayaan 8 sampai 10 jam per hari untuk tumbuh dengan baik.

Vallisneria

Vallisneria

Vallisneria merupan tanaman air yang memiliki daun yang tipis berwarna hiaju, bentuk daun yang memanjang seperti padi, dan sedikit lentur. Tanaman ini berkembangbiak dari tunas yang muncul pada bagian ujung akar. Jenis vallisneria yang sering dijumpai adalah vallisneria spiralis. Baca juga: 8 Khasiat Tanaman Obat Keluarga untuk Menyembuhkan Penyakit

Spatterdock

Spatterdock

Tanaman aquacape yang biasa digunakan untuk memperindah akuarium selanjutnya adalah spatterdock. Tumbuhan ini memiliki kemampuan tumbuh yang lambat, namun bisa mencapai tinggi 20 cm. Daunnya berwarna hijau, bertekstur lembut, dan berbentuk layaknya hati atu jantung.

Varen

Synnema triflorum

Tanaman dengan nama ilmiah Synnema triflorum merupakan jenis tanaman berakar yang berasal dari Indonesia. Tanaman varen memiliki bentuk daun kecil menjari dan berwarna hijau muda. Varen memiliki kemampuan tumbuh yang sangat cepat serta mampu tumbuh mencapai tinggi 50 cm.

Jenis Floating Plants

Duckweed

Duckweed

Tanaman air di sawah yang biasa kita jumpai adalah duckweed. Tanaman ini memiliki bentuk daun bulat kecil, berwarna hijau, mengapung di atas air, dan biasa digunakan sebagai pakan ternak. Duckweed mampu tumbuh dengan cepat hanya dalam kurun waktu 16 hingga 48 jam.

Eceng gondok

Eceng gondok

Jenis tanaman mengapung yang lain adalah eceng gondok atau Eichornia crassipes. Eceng gondok memiliki akar, batang, daun tunggal berwarna hijau bertekstur licin, dan bunga jenis majemuk. Tanaman ini sering dianggap sebagai tanaman penganggu, karena dapat tumbuh dengan cepat.

Teratai

Jenis tanaman air Teratai

Tanaman yang sering kita lihat menghiasi kolam adalah teratai atau waterlily. Teratai memiliki daun yang lebar dan bunga yang cantik, apalagi ketika sudah mekar. Warna bunga yang beragam menjadi daya tarik tersendiri untuk para pecinta tanaman air.

Berbagai jenis tanaman air di atas bisa Anda pilih untuk memperindah akuarium atau kolam pada rumah Anda. Namun, apabila Anda ingin memperindah pagar rumah pilihlah tanaman air mata pengantin yang dapat tumbuh merambat dan memiliki warna bunga ungu atau pink yang cantik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *