Tips Sukses Budidaya Ikan Nila Merah

Sudah siap jadi jutawan dari budidaya ikan Nila merah? Kenapa demikian? Pasalnya ikan air tawar ini mempunyai nilai jual tinggi. Meski begitu, jumlah permintaan di pasar selalu banyak. Rupanya ikan satu ini mempunyai tekstur yang lembut, enak dan banyak kandungan protein. Sehingga bagus untuk dikonsumsi.

Budidaya Ikan Nila Merah

Tips Sukses Budidaya Ikan Nila Merah

Sebenarnya, budidaya ikan Nilai khususnya yang warna merah ini dapat dimulai dengan mudah. Berikut adalah tips jitu budidaya ikan Nila dengan hasil melipah:

  1. Lokasi yang Tepat
    Tentukan lokasi yang tepat untuk ternak Nila. Pastikan jauh dari kebisingan sebab lingkungan yang terlalu berisik kurang bagus. Kolam yang dipilih bisa kolam terpal maupun lainnya. Idelnya media tersebut mempunyai kedalaman 100-120 cm.

    Lebih bagus lagi menggunakan kolam hasil galian. Kemudian kolam yang telah digali dibiarkan selama 3-7 hari. Setelah itu berikan pupuk organik dari pupuk kandang. Diamkan lagi kurang lebih 1-2 minggu.

  2. Pengisian Air
    Selanjutnya, isi kolam dengan air. Tidak full semuanya tetapi cukup setinggi 20cm terlebih dahulu. Selama 3-5 hari, baru kolam bisa dipenuhi. Posisi ketinggian air tidak sampai penuh total agar air tidak tumpah.

    Dua kali pengisian air ini dilakukan agar dalam ketinggian air yang rendah, cahaya matahari dapat menembus dasar kolam. Dengan begitu organisme air bisa tumbuh, yang nantinya menjadi pakan alami untuk Nila.

  3. Pemilihan Benih
    Benih yang berkualitas, akan menghasilkan ikan yang bagus pula. Adapun dalam pemilihan benih yang menjadi acuan biasanya berukuran 8-12 cm. Pilih ukuran bibit yang seragam dan mempunyai gerakan lincah
  4. Penebaran Bibit Ikan
    Sebelumnya, benih bisa dimasukkan ke wadah lain. Kemudian saat menebarkan ikan di dalam kolam harus dilakukan secara bertahap. Supaya bibit ikan dapat beradaptasi dengan baik. Waktu yang bagus untuk penebaran bibit adalah malam hari
  5.  Pemeliharaan Ikan
    Memelihara ikan Nila merah sendiri tidak selalu sulit. Pertama adalah menjaga kualitas air. Ketika air telah keruh, segera ganti karena dapat mempengaruhi produktivitas Nila.

    Kedua adalah pemberian makan secara teratur dan dalam porsi yang cukup. Pagi dan sore menjadi waktu terbaik untuk memberi makan ikan.

  6. Panen
    Masa yang paling menyenangkan dimana Nila siap panen pada umur 4-6 bulan. Biasanya beratnya 300-500 gram/ekor. Namun bisa juga disesuaikan dengan permintaan konsumen. Proses panennya pun dengan cara membuka lubang pembungan air. Sehingga ikan Nila keluar dan bisa ditangkap dengan mudah.

Setelah Nila dipanen, ikan siap dipasarkan. Pastikan Anda sudah memiliki jalur pemasaran sendiri. Sehingga tidak bingung lagi untuk membawa ikan kemana, selepas dipanen. Bisa langsung ke konsumen ataupun ke pedagang.

Bagaimana? Tertarik dengan ternak Nila merah? Budidaya yang bisa dikerjakan sebagai usaha sampingan tapi hasilnya jutaan.

Bagaimana Jika Budidaya Nila Gagal?

Kegagalan dalam ternak Nila seringkali menghantui. Hal yang paling ditakutkan ini sebenarnya wajar saja. Rugi pun pasti. Oleh karena itu, budidaya Nila harus hati-hari dan tekun. Dari pemilihan media, bibit dan semuanya sangat berpengaruh. Jangan sampai asal-asal ya!

Tingginya minat ikan Nila merah di pasaran jelas sekali menjadi peluang bagus, bukan? Apalagi dalam ternak ikan ini tidak memerlukan biaya yang besar. Benar sekali. Pakan yang biasanya mahal, bisa diganti dengan yang tidak perlu beli. Seperti contohnya daun talas dan kangkung. Untuk pakan versi murah, bisa pilih bekatul atau dedak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *